Viiraaal.. Cerita Mahasiswi Semester 3 Hamil Anak Kembar Ditinggal Pacar: Aku Mutusin Bakal Rawat Anakku


Kisah pilu menimpa seorang mahasiswi semester tiga mengandung bayi kembar. Mahasiswi tersebut sedang mengandung bayi kembar berusia tujuh bulan.

Mirisnya, dengan keadaan perutnya yang makin buncit, dia ditinggal pacarnya ketika tahu soal kehamilan itu.

BLT 600 Ribu, Beras 10 KG

Breaking NEWS : Cukup Daftar Lewat HP,  Ini Jadwal Cair Bansos Tahap 7 dan 8 Bulan AGUSTUS Sebesar 600 Ribu & Beras 10 KG Siapkan No. KTP & KK

Sempat merasa malu dengan kondisinya, dia bahkan mencoba mengonsumsi nanas muda namun calon bayinya tak berhasil digugurkan.

Meski sempat mengaku tak siap dengan kehamilannya, kini mahasiswi itu menyebut nantinya bakal merawat calon bayinya itu.

Sebelumnya diberitakan, beredar kisah sedih dialami mahasiswi yang hingga saat ini tidak diketahui identitasnya.

BLT 600 Ribu, Beras 10 KG

Breaking NEWS : Cukup Daftar Lewat HP,  Ini Jadwal Cair Bansos Tahap 7 dan 8 Bulan AGUSTUS Sebesar 600 Ribu & Beras 10 KG Siapkan No. KTP & KK

Melalui akun TikTok @user104810582959 mahasiswi berusia 18 tahun tersebut mencurahkan ketidaksiapannya menjadi seorang ibu.

Ia mengisahkan, sang kekasih malah meninggalkan dirinya setelah mengetahui kabar kehamilannya.

Berada di tanah rantau membuat kehamilan tersebut ia tutupi dari keluarga.

Kisah pilu tersebut bahkan membuat sejumlah warganet ingin mengadopsi anak yang ia kandung.

Sempat hampir putus asa, mahasiswi tersebut kini mengaku bersemangat merawat kandungannya.

Ia pun berencana jujur kepada keluarganya tentang keadaannya.

“Makasih atas support kalian, aku jadi semangat buat ke depannya. Aku mutusin bakal rawat anakku, aku gamau dia diadopsi orang lain",

BLT 600 Ribu, Beras 10 KG

Breaking NEWS : Cukup Daftar Lewat HP,  Ini Jadwal Cair Bansos Tahap 7 dan 8 Bulan AGUSTUS Sebesar 600 Ribu & Beras 10 KG Siapkan No. KTP & KK

"Makasih buat yang ingin adopsi anakku, kalian perhatian banget sama aku. Mungkin aku bakal jujur ke ortu setelah aku melahirkan nanti,” tulisnya dalam video lain.

Hingga saat ini belum diketahui kebenaran cerita video tersebut.

Pandangan Psikolog

Menanggapi kisah tersebut, psikolog keluarga dari Jasa Psikologi Indonesia (JASPI) Surakarta, R Yuli Budirahayu menilai, memberi informasi jujur kepada keluarga adalah pilihan terbaik.

“Meskipun jauh dari keluarga, harus ada komunikasi dengan orangtua, siapa tahu ada respons yang menenangkan sehingga psikologisnya menjadi tenang,” ungkap Yuli saat dihubungi Tribunnews.com.

BLT 600 Ribu, Beras 10 KG

Breaking NEWS : Cukup Daftar Lewat HP,  Ini Jadwal Cair Bansos Tahap 7 dan 8 Bulan AGUSTUS Sebesar 600 Ribu & Beras 10 KG Siapkan No. KTP & KK

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter